PRINGSEWU, zonaperistiwa.com
- Perhelatan pemilihan kepala pekon serentak pada 59 pekon di kabupaten Pringsewu yang rencana akan di laksanakan pada tanggal 27 Oktober 2026.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pringsewu terus mendorong kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa/Pekon, BHP, dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat Pekon.
Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pringsewu, Homsi Wastobir,ST., menegaskan Pekon harus menjadi pusat pertumbuhan dan pelayanan masyarakat, bukan hanya sebagai penerima program pembangunan.
Menjelang Pilkakon serentak di 59 pekon se kabupaten Pringsewu, Homsi Wastobir mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas, kedewasaan demokrasi, dan persatuan masyarakat. “Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang biasa, tetapi persaudaraan dan kepentingan membangun pekon harus tetap menjadi prioritas,” ujarnya.
Ia berharap para calon kepala pekon menghadirkan kompetisi yang sehat dengan menawarkan gagasan dan program terbaik. Sementara kepada masyarakat, Homsi Wastobir meminta agar menggunakan hak pilih secara cerdas selektif dan bertanggung jawab.
“juga Kepada seluruh penyelenggara Pilkakon, kami berharap menjaga profesionalitas, transparansi, serta netralitas agar Pilkakon berjalan aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin Pekon yang berkualitas juga amanah,” ungkapnya.
Homsi Wastobir juga menekankan pentingnya arah demokrasi Pekon. “Pilkakon bukan hanya memilih kepala Pekon, tetapi memilih arah masa depan pekon tersebut. Karena itu, demokrasi dipekon harus melahirkan pemimpin yang mampu mempersatukan masyarakat dan membawa perubahan nyata,” Pungkasnya.
(Irfan)
Editor : Kaperwil Lampung