Surabaya, zonaperistiwa.com - Kelurahan Tandes, Kota Surabaya menggelar kegiatan Pelatihan Batik selama dua hari, Sabtu 09/10 /26, bertempat di Pendopo Kelurahan Tandes.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia, yang patut dilestarikan dan diteruskan generasi bangsa hingga Sampai anak cucu nantinya
Pelatihan diikuti oleh 15 peserta dari berbagai kalangan yang terdiri dari ibu-ibu PKK, bapak-bapak, serta tidak ketinggalan para pemuda setempat, termasuk karang taruna yang dilibatkan untuk memperluas wawasan budaya
Sementara antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mulai dari proses pengenalan teknik membatik hingga praktik langsung membuat karya batik.
Hal yang menjadi nilai spesial dalam kegiatan ini adalah instruktur pelatih, yaitu Rendra Aditya Putra Adam, yang juga merupakan warga Kelurahan Tandes. Kehadiran instruktur dari lingkungan sendiri menjadi simbol kuat semangat kebersamaan dan gotong Royong masyarakat.
" Masih Beliaunya menyampaikan Bahwa kegiatan ini mengusung semangat “dari warga, oleh warga, dan untuk warga” yang sejalan dengan nilai-nilai Kampung Pancasila. Melalui kolaborasi antar warga, pelatihan ini tidak hanya menjadi sarana belajar membatik, tetapi juga mempererat solidaritas dan kebersamaan masyarakat di lingkungan Kelurahan Tandes" Ujar
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai pengenalan motif batik, teknik membatik tulis, proses pewarnaan, hingga tahap finishing. Dengan pendampingan langsung dari instruktur yang berpengalaman, peserta dapat memahami proses membatik secara lebih dekat dan interaktif.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa potensi warga sangat luar biasa. Ketika masyarakat saling mendukung dan berbagi ilmu, maka akan tercipta lingkungan yang kreatif, produktif, dan harmonis sesuai dengan semangat Gotong Royong Kampung Pancasila" Tambahnya
"Sedangkan kedepan, kami berencana mengembangkan kegiatan ini hingga Kelurahan Tandes dapat memiliki motif batik khas tersendiri sebagai identitas dan kebanggaan warga, sekaligus kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh peserta dan dukungan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan ini.” Tegasnya
Melalui pelatihan batik ini, diharapkan masyarakat tidak hanya semakin mencintai budaya lokal, tetapi juga mampu mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi, serta mampu membuka peluang usaha ekonomi kreatif Termasuk daya saing yang berkualitas
Willy.K
Editor : Redaksi zonaperistiwa