Zonaperistiwa Surabaya – Platform transportasi daring ACI menyambut positif kebijakan pemerintah terkait pembatasan potongan aplikasi ride-hailing maksimal 8 persen bagi pengemudi ojek online. Kebijakan tersebut dinilai menjadi pengakuan terhadap model bisnis ACI yang sejak awal mengedepankan kesejahteraan mitra pengemudi.
Aturan baru itu memunculkan beragam respons di industri transportasi online. Sejumlah platform yang selama ini menerapkan potongan hingga 20 persen kini harus menyesuaikan skema bisnis mereka. Sementara bagi para pengemudi, kebijakan tersebut dianggap membawa harapan baru terhadap sistem pembagian pendapatan yang lebih adil.
ACI menegaskan bahwa sejak mulai beroperasi, perusahaan tidak pernah menerapkan potongan di atas 8 persen. Mitra pengemudi ACI disebut hanya dikenakan potongan sekitar 5 hingga 8 persen untuk setiap transaksi.
Executive Vice President Bisnis dan Operasional ACI, Ganesha Aflian, mengatakan bahwa keberpihakan terhadap pengemudi telah menjadi fondasi utama perusahaan dalam membangun layanan transportasi digital.
“Kami tidak pernah mengambil lebih dari yang seharusnya. Sejak awal, kami percaya bahwa platform yang sehat adalah yang menjaga mitra pengemudinya tetap bisa menghidupi keluarga mereka. Regulasi ini bukan beban bagi ACI, melainkan validasi bahwa jalan yang kami pilih memang benar. Kami bangga dan akan terus menjaga komitmen ini,” ujarnya.
Menurutnya, regulasi baru tersebut tidak membawa perubahan signifikan bagi mitra pengemudi ACI karena pola pembagian pendapatan sudah diterapkan sejak awal operasional perusahaan.
Salah satu mitra pengemudi ACI, Minarno, mengaku merasa lebih nyaman bergabung dengan platform tersebut karena potongan aplikasi dinilai lebih ringan dibandingkan platform lain.
“Saya sudah cukup lama bergabung dengan ACI. Yang membuat saya bertahan karena potongannya kecil, jadi pendapatan terasa lebih utuh.
Saat mendengar aturan 8 persen, saya justru tersenyum karena ACI sudah menerapkannya sejak dulu,” katanya.
Selain menyambut regulasi pembatasan potongan aplikasi, ACI juga memperkenalkan program promo gratis ongkos kirim untuk layanan ACIFood. Perusahaan memastikan seluruh biaya promo ditanggung penuh oleh manajemen tanpa memotong pendapatan mitra pengemudi.
Manajemen ACI menilai ekosistem transportasi online yang sehat harus dibangun melalui keseimbangan antara kesejahteraan mitra pengemudi dan kepuasan pengguna layanan.
Regulasi pembatasan potongan aplikasi pun dianggap sebagai langkah awal menuju industri ride-hailing yang lebih adil dan berkelanjutan.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa