zonaperistiwa.com skyscraper
zonaperistiwa.com skyscraper

Liga Jatim 2026 Dimulai, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas Utama

avatar zonaperistiwa
  • URL berhasil dicopy

Surabaya, Zonaperistiwa – Asosiasi Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Asprov PERBASI) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Di bawah kepemimpinan Grace Evi Ekawati, PERBASI Jatim kini mewajibkan seluruh peserta dan pemain basket asal Jawa Timur untuk memiliki BPJS Kesehatan.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai bentuk perlindungan bagi para atlet, khususnya saat mengikuti kompetisi maupun turnamen.

“Tujuannya jelas, memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi atlet. Kalau memang belum mampu membayar, saya sarankan mencari sponsor. Iurannya juga tidak besar setiap bulan,” ujar Grace Evi Ekawati, yang akrab disapa Mama Evi.

Sementara itu, geliat pembinaan bola basket usia dini kembali terlihat melalui gelaran Liga Jatim Zona Utara Sesi 1 yang berlangsung pada 28 Maret hingga 2 April 2026 di Sport Center Pasar Atom, Surabaya.

Kompetisi ini merupakan bagian dari program pengembangan atlet muda di bawah koordinasi Asprov PERBASI Jawa Timur. Sejumlah kategori usia dipertandingkan, mulai dari KU-10, KU-12 putra dan putri, hingga KU-14 putri.

Peserta datang dari berbagai sekolah basket dan akademi di wilayah Zona Utara Jawa Timur. Tingginya minat terlihat dari jumlah partisipasi yang signifikan, yakni diikuti oleh 22 klub, sekitar 100 tim, serta melibatkan kurang lebih 1.700 atlet.

Besarnya skala kompetisi membuat pertandingan dilaksanakan secara bertahap, dengan rangkaian laga yang akan berlangsung hingga babak final pada pertengahan April 2026.

Liga Jatim sendiri digelar serentak di empat zona wilayah di Jawa Timur. Selain Zona Utara, wilayah Tengah dan Timur juga tengah menjalankan kompetisi serupa dengan jadwal yang disesuaikan. Sementara itu, final untuk beberapa zona dijadwalkan berlangsung hingga Mei 2026.

Tak sekadar menjadi ajang kompetisi, Liga Jatim juga berfungsi sebagai proses seleksi menuju kejuaraan tingkat nasional. Tim-tim terbaik dari masing-masing zona nantinya akan mewakili Jawa Timur sesuai kuota yang telah ditetapkan.

Berdasarkan pantauan Zonaperistiwa, antusiasme tinggi terhadap Liga Jatim menunjukkan bahwa kompetisi ini telah menjadi salah satu program strategis dalam pengembangan bola basket di Jawa Timur. Setelah sempat digelar terbatas pada 2025, tahun 2026 menjadi momentum penting dengan keterlibatan seluruh zona secara menyeluruh.

Selain itu, PERBASI juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar penyelenggaraan. Aspek keselamatan atlet dan kualitas fasilitas menjadi prioritas utama, termasuk memastikan lapangan pertandingan memenuhi standar dan aman digunakan.

Seiring perkembangan bola basket yang semakin pesat dan mulai memasuki ranah industri olahraga, selektivitas terhadap penyelenggara kegiatan pun diperketat. Hanya kompetisi yang memenuhi standar dan mengantongi rekomendasi resmi yang dapat digelar.

Ke depan, Jawa Timur tidak hanya menargetkan prestasi atlet, tetapi juga berupaya menjadi penyelenggara kompetisi yang profesional dan berkualitas. Hal ini sejalan dengan kesiapan Surabaya sebagai tuan rumah berbagai agenda olahraga, didukung infrastruktur serta pengalaman penyelenggaraan yang semakin matang.(red)

Editor :