zonaperistiwa.com skyscraper
zonaperistiwa.com skyscraper

.Kepala Kemenag Kab. Bondowoso : Tidak Ada Guru GTT Bondowoso ke  Jakarta Untuk Aksi Unras ‎

avatar zonaperistiwa.com
  • URL berhasil dicopy

‎Bondowoso, zonaperistiwa.com - Semaraknya aksi isu yang menyesatkan Masyarakat dan yang telah terprovokasi  yaitu profesi seorang guru yang telah viral di Media sosial ( Medsos ) telah Mengadakan Aksi unjuk rasa dengan Ribuan Massa menuju Jakarta dengan Tujuan mogok nasional pada Hari ,Rabu 11/02/26

‎Sementara Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Bapak Dr. H. M. Ali Mansur, S.Ag., M.HI., menegaskan Bahwa tidak terdapat perwakilan guru Honorer dari Kabupaten Bondowoso yang berangkat ke Jakarta dalam rangka Aksi Unras.

‎"Masih Beliaunya mengatakan bahwa Semua info yang tampil di media  Sosial ( Medsos ) 'terkait Aksi unjuk rasa guru Menuju jakarta di nyatakan adalah Hoax " Ungkap H.M.Ali

‎Sedangkan penegasan Beliaunya Tersebut terkait yang Telah di sampaikan Di medsos Dicounter kembali untuk Meluruskan berbagai informasi yang Telah sempat beredar di Masyarakat Maupun Media Sosial yang menyebutkan Adanya keterlibatan profesi guru honorer Asal Bondowoso Dalam aksi tersebut.

‎

‎"Tambah H.M. Ali menjelaskan bahwa  Berdasarkan dari hasil pemantauan dan Koordinasi internal Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso,memberikan Jawaban bahwa seluruh guru Honorer di Wilayah tersebut tetap melaksanakan Aktivitas sebagaimana mestinya, namun Tidak terlibat dalam keberangkatan ke Jakarta" Terangnya.

‎Selanjutnya Kepala Kemenag Kabupaten Bondowoso juga mengimbau agar Masyarakat tidak mudah terpengaruh ( terprovokasi ) oleh informasi yang belum jelas atau tidak Terverifikasi Kebenarannya. 

‎Hal tersebut sangatlah miris dan bisa Membuat dampak yang sangat Merugikan terutama bagi masyarakat Khususnya daerah Bondowoso dan Sekitarnya.

‎Menurutnya bilamana ada kasus yang Sama atau seperti ini , masyarakat bisa Mengantisipasi dengan cara  Mengedepankan klarifikasi kepada pihak Berwenang atau melaporkan guna Menjaga situasi tetap kondusif dan tidak Menimbulkan kesalahpahaman di Tengah publik" Tutupnya

‎

‎Willy.K

Editor :