Reaksi Tegas Ketum ASB, Diana Rosiana Samar Terkait Aksi Penganiayaan Premanisme Yang Dialami Oleh Mahasiswa Asal NTT

avatar Zona Peristiwa

Zona Peristiwa - Surabaya - Aksi premanisme kembali terjadi di Surabaya, na'as dan sungguh diluar dugaan harus dialami, sebut saja YAP mahasiswa asal NTT (Nusa Tenggara Timur) ini, menjadi korban aksi premanisme saat berada di rumah kontrakan'nya yang berada dilokasi kawasan daerah Jalan Kalimas Baru 2 GG.3 No.93 Surabaya, pada hari Rabu (07/12/2022) lalu sekitar pukul 23.00 Wib malam.

Kronologis pemukulan yang dialami korban pada hari Rabu malam itu di ungkap oleh jurnalis media ini menyebutkan, pada saat korban sedang duduk duduk di teras pelataran rumah kontrakan'nya, didatangi oleh pelaku berinisial H yang di duga preman untuk dimintai or di palak rokok, tetapi lantaran korban tidak menyanggupi permintaan'nya tersebut, pelaku yang diduga preman itu langsung memukul dan menganiayah korban, sehingga mengakibatkan luka robek berdarah di pelipis mata sebelah kanan.

Seperti yang dikutip langsung dari pesan singkat Apk Whatsapp yang disampaikan kepada jurnalis media ini, atas kejadian itu ASB (Arek Suroboyo Bergerak) yang dipungawai langsung oleh Ketum (Ketua Umum) nya Diana Rosiana Samar dan juga sebagai wakil bendahara DPC GERINDRA Surabaya bereaksi dan mengutuk keras aksi premanisme yang semena mena, arogan dan tidak berprikemanusiaan dengan menganiaya korban'nya sampai harus mengalami luka robek yang mengeluarkan darah.

Ditanya terkait soal harapan'nya mengenai kasus premanisme ini, dengan singkat,padat dan jelas terarah Dia (Diana red) mengungkapkan, "kepada aparat penegak hukum yang menangani dan yang menerima laporan terkait kasus tersebut, dalam hal ini Polrestabes pelabuhan Tanjung Perak Surabaya bahwasan'nya, aksi premanisme ini harus di selesaikan dengan tegas sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia, jangan sampai ada benturan Massa yang mengakibatkan Konflik Horisontal, "ujarnya sambil mengakhiri pesan percakapan singkatnya tersebut.

(Jack'zoper)

Editor : zonaperistiwa