Zonaperistiwa Ngawi – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melanjutkan rangkaian perjalanan dinasnya di Kabupaten Ngawi dengan meninjau langsung rumah salah satu penerima bantuan bedah rumah dari Gubernur Jawa Timur dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Penerima bantuan tersebut adalah Kuriawan, tenaga kependidikan paruh waktu bagian Tata Usaha di SMAN 1 Ngrambe, Kabupaten Ngawi, yang telah mengabdi sejak tahun 2018.
Baca juga: Jatim Pertahankan Tradisi Tuan Rumah FESyar Regional Jawa Selama 13 Tahun
Kunjungan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap para insan pendidikan yang selama ini berperan penting dalam mendukung jalannya layanan pendidikan di sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas fasilitas maupun sistem pembelajaran, tetapi juga oleh perhatian terhadap kesejahteraan seluruh insan pendidikan, termasuk tenaga kependidikan.
“Pendidikan yang maju lahir dari ekosistem yang saling mendukung. Pengabdian para tenaga kependidikan juga memiliki peran besar dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di sekolah,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Jatim Borong Dua Rekor MURI Lewat Edukasi Antikorupsi dan Aksi Peduli Lingkungan
Menurut Aries, bantuan bedah rumah yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru bagi Kuriawan dan keluarga, sekaligus menjadi motivasi bagi tenaga kependidikan lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik.
Program bantuan tersebut juga menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap perjuangan para insan pendidikan yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi di balik layar.
Melalui perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidikan dan kependidikan, Pemprov Jatim ingin memastikan bahwa pembangunan pendidikan berjalan secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Kunjungan penuh kehangatan itu sekaligus memperlihatkan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun dunia pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada aspek kemanusiaan dan kesejahteraan para pelaku pendidikan.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa