Pringsewu ,zonaperistiwa.com
Semangat pelajar Muhammadiyah terasa membara dalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) I Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu yang digelar di SD Muhammadiyah Ambarawa, Senin (16/2/2026). Dalam forum strategis tersebut, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Pringsewu masa jabatan 2024–2026 tampil percaya diri memaparkan laporan kegiatan organisasi otonom di hadapan jajaran pimpinan daerah dan peserta musyawarah.
Laporan disampaikan langsung oleh Ketua PD IPM Pringsewu, Ayunita Sari SM, didampingi Chintya Devianti Pradita selaku Ketua Bidang Organisasi. Dengan penuh optimisme, Ayunita memaparkan perjalanan organisasi selama satu periode kepengurusan, lengkap dengan capaian, dinamika, hingga tantangan yang dihadapi para pelajar Muhammadiyah di Pringsewu.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 13 program kerja sukses direalisasikan. Mulai dari Pra Fortasi Akbar, Agustus Fun, Rapat Kerja Daerah, Taruna Melati I Akbar, Turbo, hingga Fun Run yang membangkitkan semangat kebersamaan pelajar. PD IPM Pringsewu juga menggelar Pelatihan Administrasi Kesekretariatan dan Keuangan, Transportasi Akbar, menjadi tuan rumah Festival Pelajar, serta menyelenggarakan PKM TM 2 dan Al Kahfi Time. Dalam bidang kaderisasi, delegasi dikirim ke PFP 1 Tanggamus, PFP 2 Lampung Tengah, dan TM 3 Lampung Timur sebagai bukti komitmen mencetak kader unggul.
Namun di balik deretan prestasi tersebut, Ayunita secara terbuka menyampaikan tantangan internal organisasi. Ia menyoroti masih adanya anggota yang kurang aktif dan belum optimalnya komunikasi antar bidang. Banyaknya kader yang melanjutkan kuliah atau bekerja di luar daerah menjadi salah satu faktor keterbatasan kehadiran dalam agenda rutin. Meski begitu, soliditas tetap terjaga ketika agenda besar dan rapat penting dilaksanakan.
Regenerasi kader juga menjadi perhatian serius. Menurutnya, sebagian pelajar kehilangan semangat ber-IPM setelah lulus sekolah dan belum sepenuhnya siap melanjutkan estafet kepemimpinan. Partisipasi dalam pembagian tugas kegiatan pun dinilai perlu ditingkatkan agar potensi besar anggota IPM dapat dimaksimalkan secara merata.
Ke depan, PD IPM Pringsewu telah menyiapkan langkah progresif seperti PDPM 1, PFP 1, kajian offline maupun online, serta Musyawarah Daerah (Musda). Ayunita berharap Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu dapat memperkuat arahan kepada kepala sekolah SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah agar mendukung penuh aktivitas IPM di sekolah. Dengan sinergi yang kokoh, IPM Pringsewu diyakini akan terus melahirkan pelajar berkarakter, progresif, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
(Irfan)
Editor : Kaperwil Lampung