Zonaperistiwa Surabaya – Ketua Umum Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menegaskan pentingnya evaluasi kinerja organisasi sebagai upaya meningkatkan peran LDII dalam pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Musyawarah Nasional LDII, Sabtu (30/08).
Menurutnya, evaluasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas organisasi ke depan. “Kalau saya melihat secara kasat mata, kinerja LDII selama ini cukup bagus, terutama di Jawa Timur yang menjadi motor penggerak. Namun, tetap perlu evaluasi karena manusia memiliki kelemahan. Harapannya, evaluasi ini dapat meningkatkan kinerja lima tahun ke depan,” ujarnya.
Baca juga: LDII Jatim Gelar Deklarasi Pemilu Damai Bersama TNI/Polri
Selain evaluasi internal, Ketua Umum LDII juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas dan keamanan negara. Dalam rekomendasinya, ia mendorong adanya seruan kepada warga LDII agar mampu mengendalikan diri serta bersikap bijak menghadapi situasi sosial-politik terkini.
“Tadi dalam sambutan saya, saya menyampaikan beberapa rekomendasi terkait kondisi lingkungan strategis. Salah satunya, kita perlu mengimbau warga untuk tetap tenang dan menahan diri. Situasi bangsa membutuhkan kedewasaan sikap, bukan tindakan yang memicu konflik,” jelasnya.
Lima Poin Rekomendasi Strategis
Ketua Umum LDII memaparkan lima poin utama yang menjadi perhatian organisasi:
1. Ucapan Bela Sungkawa
Pimpinan LDII menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu tokoh, almarhum Kurniawan. Ia berharap pengorbanan almarhum tidak sia-sia dan menjadi pembelajaran penting agar masyarakat lebih bijak dalam bersikap.
2. Ajakan Kepada Elit Politik
Para elit politik, baik legislatif maupun eksekutif, diimbau untuk lebih memiliki empati terhadap kondisi sosial masyarakat. Ketua Umum menilai bahwa ketidaksensitifan pejabat justru dapat memicu keresahan.
3. Perbaikan Jalur Komunikasi
Rakyat sering merasa tidak memiliki akses untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu, Ketua Umum LDII mendorong adanya komunikasi terbuka antara pemerintah, elit politik, dan masyarakat.
4. Penegakan Hukum Tegas dan Adil
Ketua Umum juga meminta Kapolri menindak tegas setiap pelanggaran hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, demi menjaga keadilan dan ketertiban umum.
5. Seruan Menahan Diri dan Persatuan Warga LDII
Kepada seluruh warga LDII, Ketua Umum menyerukan untuk bersikap bijak, menahan diri, serta tidak mudah terprovokasi oleh situasi yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu.
Dukungan kepada Presiden dan Peran Ormas Keagamaan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum LDII menyatakan dukungannya kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan keamanan nasional. Ia optimistis Presiden mampu meredam gejolak dan menjaga stabilitas negara.
Sementara itu, Ketua LDII Jawa Timur menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas), baik Islam maupun lintas agama, untuk memperkuat persatuan.
“Kami berharap peran ormas keagamaan semakin aktif dalam meredam ketegangan di masyarakat. Arahan Ketua Umum tadi jelas, bahwa kita perlu menenangkan suasana dan menjaga kebersamaan. Kami yakin pemerintah akan merespons kondisi ini dengan baik,” ujarnya.
Ketua LDII menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh elemen bangsa bersatu menghadapi tantangan ke depan. “Mari bersama-sama menjaga persatuan, meredam potensi konflik, dan membangun bangsa ini dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa