DWP Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI di Sentra Terpadu Pangudi Luhur

zonaperistiwa.com

Zonaperistiwa Bekasi - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan kunjungan sekaligus menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/2/2025). Total nilai bantuan yang diberikan mencapai ratusan juta rupiah.

Penasihat I DWP Kemensos, Fatma Saifullah Yusuf mengatakan, kunjungan ini diikuti oleh kepengurusan baru DWP. Ia menyebut, pihaknya ingin melakukan silaturahmi serta meningkatkan solidaritas bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Baca juga: DWP Kemensos Gelar Pengenalan Bahasa Isyarat

"Kami ingin silaturahim, mengenal lebih jauh Sentra Taaerpadu Pangudi Luhur yang luasnya 16 hektar ini, juga ingin meningkatkan solidaritas dan memantapkan langkah, membantu kinerja Kementerian Sosial, untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dan pertolongan dari kita semua," kata Fatma.

Total nilai bantuan ATENSI yang disalurkan mencapai Rp.644.993.000. Bantuan tersebut terdiri dari alat bantu dengar, tongkat untuk tunanetra, kasur, hingga peralatan sekolah.

Adapun dalam kunjungan ini, Fatma menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 61 penerima manfaat (PM). Selanjutnya, seluruh bantuan itu akan disalurkan oleh STPL berkolaborasi dengan Dinas Sosial Kota Bekasi kepada 395 penerima manfaat di Kota Bekasi.

Fatma berharap, sentra terpadu yang berada di bawah kewenangan Kemensos dapat semakin memperluas jangkauan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat. Sehingga mampu menjangkau individu maupun komunitas-komunitas yang membutuhkan di berbagai daerah, bahkan di tempat-tempat terkecil.

"Semoga kegiatan semacam ini dapat menciptakan perubahan yang besar di masyarakat, sebab pemberian bantuan ATENSI ini juga memiliki peran yang sangat penting didalam meningkatkan kualitas hidup dan menciptakan kesejahteraan sosial," jelas Fatma.

Baca juga: DWP Kemensos Siap Sukseskan Program Pemerintah

Sementara itu, Kepala STPL Bekasi, Wahyu Dewanto mengungkapkan, para penerima manfaat secara simbolis hari ini berasal dari layanan keluarga. Sentra terpadu ini melayani para tunanetra, gelandangan dan pengemis, serta kelompok lanjut usia.

"Yang kami datangkan ini adalah bapak ibu penerima manfaat dari layanan keluarga. Jadi bukan dari residen, tetapi mereka tinggal dari luar sentra," ujar Wahyu.

Wahyu menjelaskan, STPL Bekasi memiliki jangkauan wilayah 15 kabupaten dan kota yang berada di Jawa Barat, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Rinciannya, 7 wilayah di Jawa Barat, 2 wilayah di Sumatera Barat, dan di Kepulauan Riau sebanyak 6 wilayah

Baca juga: Fatma Gus Ipul: Peluang Kolaborasi dengan Penyandang Disabilitas

Salah satu penerima manfaat, yakni Walidin (53). Ia didampingi sang istri, Sofia (48) menerima bantuan kursi roda yang diserahkan oleh Fatma. Walidin bahkan sampai terisak karena terharu ketika Fatma menghampirinya, memberi semangat dan bantuan secara langsung kepadanya.

Sofia mengaku senang dan merasa tertolong dengan bantuan ini. Sebab, ia mengungkapkan, sejak Walidin terkena stroke tiga tahun lalu, sudah tidak dapat berjalan dan sulit berbicara. "Perasaan kami tentu senang dan bersyukur, terimakasih karena bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat," ucap Sofia.

Sebagai informasi, kunjungan ini turut dihadiri oleh Penasihat II DWP Kemensos, Intan Agus Jabo, Ketua DWP Kemensos, Veronica Robben Rico, serta sejumlah anggota DWP Kemensos. Rombongan juga berkeliling ke beberapa lokasi untuk meninjau pelatihan yang ada di STPL Bekasi, seperti pengolahan sampah dan maggot, perikanan lele, jahit, hingga rumah terapi.(red)

Editor : Redaksi zonaperistiwa

Nasional
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru