zonaperistiwa.com skyscraper
zonaperistiwa.com skyscraper

Ratusan Budayawan Hadiri Expo Gelar Budaya Gerbang Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

avatar zonaperistiwa
  • URL berhasil dicopy

Zonaperistiwa SURABAYA – Yayasan Pasopati Cakra Nusantara kembali menunjukkan komitmennya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Nusantara melalui penyelenggaraan Expo Gelar Budaya Gerbang Nusantara yang digelar di Gedung Alun-Alun Surabaya (Balai Pemuda Surabaya) pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

Mengusung tema "Kembalinya Titisan Leluhur Nusantara", kegiatan ini menjadi momentum istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733.

Acara tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kota Surabaya dan Wali Kota Surabaya, Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T., yang telah memberikan fasilitas dan ruang bagi kegiatan seni serta budaya di Balai Pemuda Surabaya.

Ketua Umum Pasopati Cakra Nusantara, Kanjeng Pangeran Arya Senopati Mpu Ki Bagus, yang juga merupakan anggota Dewan Kebudayaan Surabaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan konsep yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya, baik dari sisi tema maupun sistem pelaksanaannya.

Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Anugerah Penyematan Lencana Emas Supranatural Titisan Leluhur Nusantara, yang disebut sebagai pertama kalinya diselenggarakan di dunia.

Penghargaan tersebut diberikan kepada 35 praktisi dan pelaku budaya dari wilayah Jawa dan Bali, disertai piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Marsda TNI Dr. Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr. (Han) (Purn.).

Acara pembukaan dihadiri berbagai tokoh budaya dan masyarakat, di antaranya perwakilan Dewan Kebudayaan Surabaya, Ketua Matra Jawa Timur, Tokoh Budaya Eyang Ki Djati Kusumo, Tokoh Metafisika Prof. Joko, Tokoh Adat Tengger Romo Sukarji, Romo Jipta, serta para ketua paguyuban, padepokan, sanggar seni, dan komunitas budaya dari berbagai daerah.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 undangan yang berasal dari berbagai wilayah, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Jombang, Mojokerto, Ngawi, Madiun, Magetan, Kediri, Nganjuk, Lamongan, Madura, Pasuruan, Lumajang, Malang Raya, Tulungagung, Semarang, Jawa Tengah, hingga Bali.

Beragam pertunjukan dan layanan budaya turut memeriahkan expo tersebut, mulai dari pertunjukan tari tradisional, musik angklung, konsultasi spiritual, layanan solusi kesehatan, konsultasi hukum, terapi alternatif tradisional, pameran pusaka, pameran lukisan, hingga bazar produk UMKM.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Pasopati Cakra Nusantara berupaya memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya bangsa.

Diharapkan Expo Gelar Budaya Gerbang Nusantara dapat menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk terus peduli, mendukung, dan bersinergi dalam setiap kegiatan kebudayaan di mana pun berada.

"Kebudayaan adalah warisan luhur yang harus terus dijaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pihak dapat bergandengan tangan, peduli, dan sengkuyung dalam mengembangkan budaya Nusantara," ujar Kanjeng Pangeran Arya Senopati Mpu Ki Bagus.(red)

Editor :