Zonaperistiwa Surabaya – Polda Jawa Timur resmi merilis hasil Operasi Sikat Semeru 2025, operasi besar-besaran pemberantasan kejahatan yang digelar selama 12 hari, mulai 22 Oktober hingga 2 November 2025. Operasi ini menargetkan berbagai tindak kriminal yang meresahkan masyarakat, terutama di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Pelabuhan Tanjung Perak.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K., menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pelaksanaan konferensi pers sore ini. Ia menegaskan bahwa hasil operasi tahun ini menunjukkan capaian signifikan dari jajaran kepolisian di seluruh Jawa Timur.
“Pada sore hari ini, 5 November 2025, kami menyampaikan hasil Operasi Sikat Semeru 2025 yang telah berlangsung selama 12 hari. Ada beberapa fokus ungkapan kasus dari Ditreskrimum Polda Jatim bersama Polrestabes Surabaya, Polres Sidoarjo, Polres Tanjung Perak, dan Polres Gresik,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmoko, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa operasi ini menyasar pelaku kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kejahatan bersenjata tajam, hingga penyalahgunaan senjata api.
“Tujuan operasi ini adalah menangkap para pelaku pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, penyerangan, serta penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, operasi ini juga menargetkan pengungkapan jaringan kejahatan terorganisir yang selama ini kerap beraksi lintas wilayah.
Dalam waktu kurang dari dua minggu, Operasi Sikat Semeru 2025 berhasil mengungkap 1.443 kasus dengan 1.135 tersangka. Sebanyak 270 kasus di antaranya merupakan tindak kejahatan utama yang menjadi sasaran operasi.
Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:
Uang tunai sebesar Rp73 juta lebih
316 unit sepeda motor
34 mobil dan 9 truk
97 unit handphone
Berbagai jenis senjata tajam, serta
Barang hasil curian, termasuk hewan ternak
Kombes Widi menegaskan bahwa hasil tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, hasilnya sangat signifikan. Tingkat keberhasilan penindakan bahkan mencapai lebih dari 100 persen pada sejumlah kategori kasus,” tutur Widi.
Dengan capaian ini, Polda Jatim berkomitmen untuk melanjutkan intensifikasi patroli dan penegakan hukum secara berkelanjutan demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
Operasi Sikat Semeru sendiri menjadi agenda rutin Polda Jatim yang diprioritaskan untuk menciptakan situasi kondusif menjelang masa libur panjang dan aktivitas publik berskala besar.
“Demikian informasi yang dapat saya sampaikan terkait hasil Operasi Sikat Semeru 2025,” tutup Kombes Widi.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa