Zonaperistiwa SURABAYA – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Provinsi Jawa Timur, Heru, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi kericuhan yang terjadi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (26/6/2026).
Heru menyoroti keterlibatan sejumlah orang bercadar yang dinilai tidak jelas asal-usul komunitas maupun aliansinya. Menurutnya, aksi tersebut mengarah pada pola lama yang berpotensi mengganggu kondusivitas di Jawa Timur.
Baca juga: Sengit! Resa dari MAKI Fishing Club Taklukkan Lomba Mancing Lele Jaman Now
"Ini sudah mengarah ke lagu lama dan saya sangat mengecam aksi rusuh tersebut. Saya, Heru MAKI, bukan hanya mengecam, tetapi bersama ratusan bahkan ribuan simpatisan MAKI Jatim se-Jawa Timur, kami siap menghadang mereka. Bahkan jika diperlukan, kami sangat siap berhadapan dengan mereka," tegas Heru.
Pernyataan Heru tersebut, menurutnya, mendapat respons positif dari jajaran pengurus, anggota, dan simpatisan MAKI di seluruh Jawa Timur. Mereka disebut telah menyatakan kesiapan untuk bergerak menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan MAKI Jatim.
Heru menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki sejarah panjang sebagai wilayah yang mewarisi semangat Kerajaan Majapahit, yang mengedepankan persatuan dan persaudaraan sebagaimana dicontohkan Mahapatih Gajah Mada.
"Jawa Timur adalah trah Kerajaan Majapahit, kerajaan besar di Nusantara yang menjunjung tinggi semangat persatuan, bukan semangat para pengecut," ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa sikap tegas yang disampaikannya didasarkan pada informasi awal yang diperoleh dari sumber terpercaya terkait identifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut.
Baca juga: Ratusan Peserta Meriahkan Lomba Mancing Lele MAKI Jatim di Sukodono
Selain MAKI, Heru mengungkapkan terdapat sejumlah aliansi lain yang siap bergabung untuk menjaga marwah dan kehormatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Sangat banyak aliansi yang siap bergabung untuk menegakkan marwah serta kehormatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ini bukan aliansi kecil, tetapi aliansi dengan basis massa yang cukup besar dan siap bergerak dengan komando yang sama," katanya.
Heru memastikan bahwa pihaknya akan terus memantau setiap aksi demonstrasi yang dinilai berpotensi menimbulkan kerusuhan. Ia juga menyatakan kesiapan untuk melakukan aksi tandingan apabila diperlukan.
Baca juga: Semarak HUT ke-81 RI, MAKI Jatim Gelar Lomba Mancing Lele Berhadiah Rp50 Juta
"Kami akan terus memantau pergerakan aksi demonstrasi yang cenderung rusuh, termasuk pihak-pihak yang telah diidentifikasi secara internal oleh MAKI Jatim yang diduga menunggangi aksi untuk membuat kericuhan," ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Heru kembali menegaskan kesiapannya untuk menghadapi kelompok-kelompok yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Jawa Timur.
"Saya tunggu kalian semua, catat itu," pungkas Heru.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa