Zonaperistiwa SURABAYA – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam gelaran open house hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kediaman Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa,Surabaya (22/3).
Masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias hadir untuk bersilaturahmi secara langsung Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan dan mengantre dengan tertib untuk bersalaman serta menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri.
Baca juga: Jatim Pertahankan Tradisi Tuan Rumah FESyar Regional Jawa Selama 13 Tahun
Dalam suasana yang akrab, Khofifah terlihat menyapa satu per satu tamu yang hadir, termasuk keluarga dan anak-anak yang turut serta dalam momen tersebut.
Dengan balutan busana bernuansa kuning, Khofifah tampak ramah dan penuh perhatian saat berinteraksi dengan warga. Ia juga sesekali berbincang singkat, menanyakan kabar serta mendoakan kebaikan bagi masyarakat yang hadir.
Menurutnya, tradisi riyayan memiliki makna penting tidak hanya sebagai ajang silaturahim, tetapi juga sebagai ruang membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat.
Tak hanya bersilaturahim, masyarakat yang hadir juga disuguhi beragam hidangan gratis yang disediakan para pedagang kaki lima di sekitar Grahadi. Berbagai menu seperti soto ayam, soto daging, nasi goreng, hingga bakso disajikan untuk dinikmati bersama.
Baca juga: Khofifah Dorong Sinergi Perkuat Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, dan Akses Keuangan di Jawa Timur
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pelibatan pedagang kaki lima dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberdayakan ekonomi masyarakat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan lebaran yang lebih merata.
"Yang datang ke sini adalah masyarakat dari berbagai ragam latar belakang. Dan ini usaha kami memberseiringi lebaran mereka. Harapannya mereka bisa tetap menikmati setelah membawa bekal dari sini," jelasnya.
Menurut Khofifah, riyayan semacam ini penting terutama di tengah geopolitik yang terjadi di tingkat global. Sehingga, dibutuhkan solidaritas dan soliditas antara pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat.
Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Mensukseskan Pendataan Sensus Ekonomi 2026
Open house ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Tidak hanya sebagai tradisi tahunan, kegiatan ini juga mencerminkan kedekatan pemimpin dengan warganya.
Selain masyarakat umum, sejumlah tokoh dan perwakilan berbagai elemen juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Suasana kekeluargaan semakin terasa dengan senyum dan kehangatan yang terpancar dari setiap pertemuan.
Momentum Idul Fitri ini diharapkan semakin memperkuat kebersamaan serta semangat gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih maju dan sejahtera.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa