Zonaperistiwa Surabaya — Ribuan pengemudi ojek online dari berbagai wilayah di Surabaya menghadiri acara Istiqosah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Acara doa bersama ini berlangsung di Masjid Kantor Gubernur Jawa Timur Minggu (31/8/25).dengan tujuan memohon keselamatan dan ketenangan bagi bangsa Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Dalam suasana yang khusyuk, para peserta memanjatkan doa agar terhindar dari segala bentuk gejolak sosial, politik, maupun bencana yang dapat mengganggu stabilitas dan keharmonisan masyarakat.
Baca juga: LIMA HARI POSKO BERJALAN, BANDARA JUANDA LAYANI 192 RIBU PENUMPANG
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur dan juga Kordinator Penyelenggaraan Heru Satriyo, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa kegiatan istiqosah ini sangat bermanfaat sebagai bentuk ikhtiar spiritual.
"Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pengemudi ojek online dan pemerintah, mencerminkan sinergi dalam menjaga kedamaian dan solidaritas di masyarakat.ucap Heru
Dalam doa bersama ini untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia saat mengikuti unjuk rasa di Jakarta.
Baca juga: JELANG LIBUR MUDIK LEBARAN, BANDARA JUANDA RESMIKAN POSKO DAN PASTIKAN KESIAPAN FASILITAS
Affan Kurniawan dikabarkan wafat setelah terlindas kendaraan taktis Barakuda milik Brimob di tengah aksi demonstrasi. Peristiwa tragis ini menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga almarhum, tetapi juga komunitas ojek online di seluruh Indonesia.
"Melalui doa bersama ini, kita berharap agar Indonesia, khususnya Jawa Timur, senantiasa dalam keadaan damai dan dijauhkan dari berbagai ujian. Ini adalah upaya batiniah yang penting di tengah situasi yang penuh tantangan," ujar Heru.
Baca juga: TAMBAH JAM OPERASIONAL, BANDARA JUANDA OPTIMIS JUMLAH PENUMPANG MENINGKAT
Momen kirim doa ini dapat menjadi ajang refleksi sekaligus perekat persaudaraan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. “Kami berharap kegiatan ini juga dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Saatnya kita bersama-sama menjaga ketenangan dan kedamaian,” ujar salah satu perwakilan panitia.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan suasana Jawa Timur kembali kondusif, serta solidaritas antarwarga semakin kuat di tengah berbagai dinamika sosial yang terjadi.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa