Zonaperistiwa || Bangkalan – Suasana religius dan penuh kekhidmatan menyelimuti Dusun Tapel, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, dalam pelaksanaan pembacaan Khataman Al-Qur'an di makam mulia Pada Hari Senin Tanggal (29 Juni 2026/ 1448 Hijriah) yang menjadi bagian dari rangkaian Haul Bhuju' Panajhudheh, Bhuju' Kamah, dan Bhuju' Artibe.
Kegiatan yang dihadiri para ulama,RKH Benaji Lutfi Al Ishaqi, RKH Kholili Malik Al Ishaqi,RKH Al Mubarok Al Ishaqi, H.salom Klebun Jambu,H.Ilyas, H.Rasid,selaku tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai daerah ini berlangsung dengan khusyuk.
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggema di lokasi acara sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman serta membimbing masyarakat menuju kehidupan yang berlandaskan iman dan takwa.
Acara khataman Al-Qur'an menjadi pembuka rangkaian haul, sekaligus wujud ikhtiar spiritual untuk memohon rahmat, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT bagi para leluhur yang diperingati, serta bagi seluruh masyarakat yang hadir.
Tradisi khataman Al-Qur'an memang menjadi bagian yang lazim dalam pelaksanaan haul di berbagai daerah sebagai sarana mendoakan para pendahulu dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Selain menjadi momentum mengenang jasa para sesepuh, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan silaturahmi antarwarga. Semangat kebersamaan tampak dari antusiasme masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara.
Ketua Panitia H.Sawir dan sekaligus tokoh masyarakat Dusun Tapel Desa Parseh Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan berharap, melalui peringatan Haul Bhuju' Panajhudheh, Bhuju' Kamah, dan Bhuju' Artibe, masyarakat dapat terus meneladani akhlak mulia, perjuangan, serta nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Dengan demikian, tradisi haul tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan menjaga warisan budaya Islam yang hidup di tengah masyarakat Bangkalan.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan agar seluruh rangkaian kegiatan memperoleh ridha Allah SWT, para leluhur mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, serta masyarakat senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.(Atk)
Editor : Redaksi zonaperistiwa