zonaperistiwa.com skyscraper
zonaperistiwa.com skyscraper

PKM Unitomo Sukses Tingkatkan Produksi dan Omzet UMKM Bakso Dika di Sidoarjo

avatar zonaperistiwa
  • URL berhasil dicopy

Zonaperistiwa SIDOARJO (08/06)– Memasuki era transformasi ekonomi, komitmen perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal berbasis lingkungan kian nyata terasa di Jawa Timur.

Selama periode Agustus 2025 hingga Maret 2026, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya yang diketuai oleh Dr. Sandra Oktaviana Pinaraswati, SE., MM, bersama anggota dosen Dr. Nurhayati, Dra. Ec. Sri Susilowati, Alberta Esti Handayani, Drs. Saibat, Ilya Farida, SE., MM, serta dua mahasiswa, menerjunkan inovasi di UMKM "Bakso dan Bakwan Dika" di Candi, Sidoarjo.

Sebanyak 12 peserta yang terdiri dari 2 pemilik usaha dan 10 karyawan digembleng melalui tiga tahapan intensif—mulai dari perencanaan di bulan Agustus 2025, eksekusi pelatihan komprehensif pada September hingga Desember 2025, hingga fase monitoring evaluasi yang berjalan hingga Maret 2026.

Melalui sentuhan teknologi ramah lingkungan (green economy), tim Unitomo tidak hanya menghibahkan mesin pencetak bakso otomatis untuk menggenjot kapasitas produksi, tetapi juga mengedukasi pengelolaan limbah dapur, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) higienitas, serta merombak total strategi pemasaran digital mitra dari konvensional menuju ranah modern.

Langkah strategis hulu-hilir ini terbukti memberikan dampak konkret pada peningkatan legalitas dan kesejahteraan finansial mitra secara signifikan.

"Kami ingin mendorong transformasi UMKM kuliner tradisional agar mampu bermigrasi ke praktik produksi yang lebih higienis, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memperluas pangsa pasar mereka melalui ekosistem digital," tegas Dr. Sandra Oktaviana selaku Ketua Kelompok PKM. Upaya ini disambut dengan keharuan sekaligus optimisme tinggi oleh Ahmad Zainudin selaku pemilik usaha Bakso Dika.

"Dulu kami kesulitan memenuhi pesanan besar karena mencetak manual dengan tangan, dan pembukuan keuangan pun berantakan; namun berkat pendampingan sabar dari dosen Unitomo, kini produksi kami berlipat ganda, kami sudah punya NIB serta Sertifikat Halal resmi, dan omzet penjualan melonjak tajam setelah dipasarkan lewat GoFood, Instagram, serta TikTok," ungkap Zainudin penuh syukur.

Keberhasilan program multi-manfaat ini mengundang apresiasi mendalam sekaligus evaluasi komprehensif dari Ketua LPPM Unitomo, Prof. Dr. Nur Sayidah, SE., M.Si., Ak., CA. Selaku Ketua Tim Evaluasi PKM DIPA Unitomo beliau menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan—mulai dari manajemen higienitas, adopsi teknologi tepat guna, pembukuan akuntansi sederhana, hingga penguatan branding digital—telah dieksekusi dengan sangat matang, terstruktur, dan berorientasi pada hasil jangka panjang.

"Pelatihan yang diberikan kelompok PKM ini sangat luar biasa karena berhasil menciptakan model replikasi yang sempurna tentang bagaimana sinergi antara green technology dan pemasaran digital mampu menyelamatkan sekaligus memodernisasi UMKM," puji Prof. Nur Sayidah.

Beliau berharap keberhasilan di Sidoarjo ini menjadi pemantik kolaborasi yang lebih luas antara akademisi, pemerintah daerah, dan pelaku usaha demi mempercepat transformasi ekonomi hijau yang inklusif di seluruh penjuru Jawa Timur.(red)

Editor :