Zonaperistiwa Surabaya – Di tengah semarak pembukaan Ajang Talenta Murid Berprestasi Jawa Timur Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar soal prestasi, tetapi juga kepedulian dan keberpihakan nyata.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara simbolis menyerahkan bantuan rehabilitasi atap ruang kelas di SMKN 1 Ampelgading, Kabupaten Malang. Bantuan tersebut senilai Rp100 juta dan ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan serta keamanan proses belajar mengajar.
Tak hanya fokus pada sarana prasarana sekolah, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan program Bedah Rumah kepada 38 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hebat Jawa Timur. Selain itu, dukungan biaya pendidikan juga diberikan kepada murid berprestasi dari keluarga prasejahtera sebagai bentuk komitmen menghadirkan akses pendidikan yang merata.
Khofifah menegaskan bahwa momentum ini menjadi pengingat pentingnya membangun pendidikan secara menyeluruh. “Pendidikan bukan hanya tentang capaian prestasi, tetapi juga tentang keberlanjutan dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus memperkuat fondasi pembangunan pendidikan di Jawa Timur, dengan menitikberatkan pada keseimbangan antara peningkatan kualitas prestasi siswa, kesejahteraan tenaga pendidik, serta perbaikan infrastruktur pendidikan.
Dengan sinergi yang terus dijaga antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat, Jawa Timur optimistis mampu mencetak generasi unggul yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga tumbuh dalam ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa