Zonaperistiwa SITUBONDO – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, meninjau langsung pelaksanaan Program SIKAP (Sekolah Inovasi dan Ketahanan Pangan) di SMAN 2 Situbondo.
Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan ketahanan pangan berbasis sekolah di lingkungan pendidikan menengah atas.
Program SIKAP menghadirkan inovasi swasembada pangan sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual.
Melalui program ini, peserta didik tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkan secara langsung pengelolaan pangan yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan nilai kemandirian, kreativitas, serta tanggung jawab kepada siswa.
Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu menjawab tantangan global, termasuk isu ketahanan pangan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang adaptif, solutif, dan memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan sumber daya.
“Inovasi seperti ini sangat penting karena membentuk pola pikir siswa agar mampu melihat persoalan secara komprehensif dan mencari solusi nyata di lingkungannya,” ujarnya saat peninjauan.
Pelaksanaan Program SIKAP di SMAN 2 Situbondo juga dinilai berdampak positif terhadap mutu pendidikan.
Selain memperkuat kompetensi akademik, kegiatan ini mendorong lahirnya budaya sekolah yang produktif dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dengan adanya program ini, sekolah diharapkan menjadi ruang tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan di Jawa Timur.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa