Zonaperistiwa Surabaya – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, resmi melaunching tiga inovasi strategis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), yakni East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026, Aplikasi Integrated Management Administration Services (IMAS), serta Buku Saku GTK. Peluncuran digelar di Ruang Sabha Nugraha, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (13/2).
Peluncuran ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pembangunan pendidikan Jawa Timur Tahun 2026 yang mengusung tema “JATIM CERDAS: Pendidikan Berdampak, Mewujudkan SDM Unggul dan Berdaya Saing.”
Aries Agung Paewai menegaskan bahwa ketiga inovasi tersebut dirancang untuk memperkuat kualitas layanan, tata kelola, serta budaya inovasi di lingkungan pendidikan Jawa Timur, khususnya bagi guru dan tenaga kependidikan.
EJIES 2026 dihadirkan sebagai ruang apresiasi sekaligus akselerasi inovasi pendidikan di Jawa Timur. Melalui forum ini, para guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menampilkan praktik baik, bertukar gagasan, serta memperluas jejaring kolaborasi demi peningkatan mutu pembelajaran.
Sementara itu, Aplikasi IMAS menjadi langkah konkret transformasi digital dalam tata kelola layanan administrasi GTK. Sistem ini dirancang agar layanan menjadi lebih terintegrasi, efektif, dan transparan, sehingga mempermudah proses administrasi serta meningkatkan akuntabilitas.
Adapun Buku Saku GTK disusun sebagai panduan praktis bagi guru dan tenaga kependidikan dalam memahami regulasi serta standar layanan. Kehadiran buku saku ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman aturan, sekaligus menjadi rujukan dalam menjalankan tugas secara profesional.
Melalui tiga inovasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdampak nyata, sejalan dengan visi mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa