Zonaperistiwa Lamongan – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, secara resmi membuka Lomba Ajang Talenta Siswa Pendidikan Menengah Tingkat Kabupaten Lamongan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menampilkan potensi, kreativitas, serta prestasi peserta didik sebagai hasil dari proses pembelajaran di satuan pendidikan.
Ajang Talenta Siswa ini diikuti oleh pelajar jenjang pendidikan menengah dari berbagai sekolah di Kabupaten Lamongan. Beragam kompetisi digelar sebagai sarana pengembangan bakat dan minat siswa, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa Ajang Talenta Siswa bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya pembinaan karakter dan kompetensi peserta didik. Menurutnya, ruang-ruang aktualisasi seperti ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri serta mengasah kemampuan siswa agar siap menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui Ajang Talenta Siswa, kita ingin memberikan ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sebagai bekal menuju masa depan yang lebih kompetitif,” ujarnya.
Selain pembukaan lomba, rangkaian kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian Gapura Cakra Vokasi. Peresmian ini menjadi simbol penguatan pendidikan vokasi di Kabupaten Lamongan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi, keterampilan, serta daya saing lulusan pendidikan menengah.
Keberadaan Gapura Cakra Vokasi diharapkan mampu memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri, sehingga lulusan pendidikan vokasi memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja.
Dengan terselenggaranya Ajang Talenta Siswa Pendidikan Menengah 2026 dan penguatan pendidikan vokasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang berkarakter, kompeten, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa