Sabung Ayam Diduga Kembali Marak di Sidorejo, Flanflet Rojo Koyo Arena Jadi Sorotan

Reporter : zonaperistiwa

Zonaperistiwa MALANG — Dugaan praktik perjudian sabung ayam kembali menjadi sorotan di wilayah Kabupaten Malang.

Sebuah flanflet atau poster kegiatan yang mencantumkan nama Rojo Koyo Arena beredar dan memuat sejumlah informasi mengenai agenda pertandingan ayam yang dinilai mengarah pada aktivitas sabung ayam berbalut taruhan.

Baca juga: Launching APPI.com, Hadirkan Ruang Aspirasi Masyarakat Lewat Jurnalisme Warga

Dalam poster tersebut tercantum agenda kegiatan pada Selasa, dengan informasi seperti tiket masuk Rp1.000, pool Rp1.000, serta berbagai bonus. Poster juga mencantumkan agenda “gandeng jam” pukul 08.00, “rawat ayam” pukul 12.00, serta keterangan “gandeng langsung tarung”.

Selain itu, terdapat penawaran tropi jamu “Wing Chun”, ekstra ikan gabus dan paket komplit. Bagi peserta yang memiliki ayam muda, poster mencantumkan tiket Rp500, pool Rp1.000 dan fasilitas empat air mineral.

Meski materi promosi tersebut menggunakan istilah olahraga dan penghobi ayam, adanya keterangan mengenai pool, tiket dan pertandingan ayam memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait dugaan praktik perjudian dalam kegiatan tersebut.

Informasi mengenai Rojo Koyo Arena ini juga menjadi perhatian setelah sebelumnya warga mengeluhkan dugaan aktivitas perjudian darat berupa sabung ayam dan permainan dadu di wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas yang diduga perjudian tersebut disebut-sebut berlangsung di tengah kawasan permukiman warga dan pada waktu tertentu dapat berlangsung hingga malam hari.

Baca juga: Anniversary ke-39, Swiss-Belhotel International Gelar CSR untuk Anak-anak YPKI Surabaya

Warga mengaku keberadaan aktivitas tersebut menimbulkan keresahan karena dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kegiatan ini sudah sangat meresahkan warga sekitar. Terlebih lagi, operasionalnya sering kali berlangsung hingga larut malam dan puncaknya terjadi setiap hari Minggu,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Minggu (6/9).

Warga juga menyampaikan adanya dugaan pihak-pihak tertentu yang mengelola aktivitas tersebut. Namun, informasi mengenai kepemilikan maupun pengelolaan arena tersebut masih sebatas keterangan warga dan belum terverifikasi secara independen.

Baca juga: HNN Genap 10 Tahun, Ustadz Hasan Basri Fuk Ingatkan Pers tentang Amanah Informasi

Minta Aparat Turun Tangan
Beredarnya poster kegiatan Rojo Koyo Arena semakin menambah kekhawatiran masyarakat. Warga meminta aparat penegak hukum tidak hanya menunggu adanya laporan, tetapi melakukan pengecekan langsung apabila ditemukan indikasi kegiatan perjudian.

Masyarakat berharap Polres Malang dan jajaran terkait melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah kegiatan yang dipromosikan tersebut benar-benar sebatas pertandingan atau terdapat unsur perjudian berupa taruhan uang maupun bentuk lainnya.
Jika ditemukan unsur perjudian, warga meminta aparat mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sisi lain, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak Rojo Koyo Arena maupun aparat kepolisian terkait poster tersebut dan dugaan aktivitas perjudian yang dikeluhkan warga.(red)

Editor : Redaksi zonaperistiwa

Nasional
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru