Zonaperistiwa Bagsværd, Denmark, 20 Agustus 2026 – Novo Nordisk dan Amazon Web Services (AWS) mengumumkan kemitraan strategis untuk mempercepat penemuan obat sekaligus memodernisasi operasional perusahaan melalui pemanfaatan agentic artificial intelligence (AI) dan teknologi cloud.
Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, Novo Nordisk dan AWS membentuk hub co-innovation di London. Fasilitas ini menjadi ruang kolaborasi bagi para engineer dan ilmuwan dari kedua perusahaan untuk memanfaatkan teknologi AI AWS dalam mengolah data serta wawasan ilmiah milik Novo Nordisk.
Baca juga: Launching APPI.com, Hadirkan Ruang Aspirasi Masyarakat Lewat Jurnalisme Warga
Kolaborasi ini ditujukan untuk mempersingkat proses penemuan obat, mulai dari identifikasi target terapeutik hingga pemberian dosis pertama kepada manusia.
“Menjalin kemitraan dengan AWS merupakan langkah untuk menjadikan AI sebagai penggerak inovasi di Novo Nordisk,” ujar Mike Doustdar, Presiden dan CEO Novo Nordisk.
Menurutnya, penggabungan keahlian ilmiah Novo Nordisk dengan perangkat dan layanan AWS yang dirancang khusus untuk industri life sciences akan membantu mempercepat proses penemuan obat.
“Dengan membentuk hub co-innovation khusus di fasilitas kami yang telah ada di London, kami mempercepat proses penemuan dan mengembangkan solusi AI yang bertanggung jawab untuk menciptakan kemajuan nyata bagi orang yang hidup dengan penyakit kronis serius,” tambahnya.
Dalam kemitraan ini, Novo Nordisk menetapkan AWS sebagai penyedia cloud pilihan sekaligus mitra strategis AI. Kolaborasi tersebut menggabungkan keahlian Novo Nordisk dalam pengembangan terapi penyakit kronis dengan layanan cloud dan AI AWS, infrastruktur yang aman dan dapat diperluas, serta berbagai teknologi yang dirancang untuk industri life sciences.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sebelumnya telah menghasilkan sejumlah capaian yang terukur. Di antaranya, pengurangan waktu yang dibutuhkan untuk dokumentasi klinis serta peningkatan produktivitas lebih dari 25.000 karyawan Novo Nordisk.
Kesepakatan terbaru ini memperkuat hubungan jangka panjang kedua perusahaan sekaligus membangun fondasi teknologi yang aman untuk mengembangkan berbagai gagasan menjadi terapi baru bagi pasien di seluruh dunia.
Dalam proses penemuan obat, Novo Nordisk akan memanfaatkan sejumlah layanan AWS, termasuk Amazon Bio Discovery dan Amazon Bedrock. Teknologi tersebut digunakan untuk membantu mengidentifikasi target terapeutik, mempercepat perancangan terapi baru, serta menghubungkan data genomik, pencitraan, dan data klinis.
Baca juga: Anniversary ke-39, Swiss-Belhotel International Gelar CSR untuk Anak-anak YPKI Surabaya
Penggabungan berbagai sumber data tersebut diharapkan dapat mempercepat penelitian tahap awal dan memberikan dukungan dalam perancangan uji klinis.
Sementara itu, Novo Nordisk juga akan memanfaatkan Amazon Bedrock AgentCore untuk meningkatkan efisiensi operasional melalui penggunaan agen AI.
CEO AWS Matt Garman mengatakan, seluruh kolaborasi tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mempercepat proses menghadirkan obat yang tepat kepada pasien.
“Setiap bagian dari pekerjaan kami bersama Novo Nordisk pada akhirnya kembali pada satu hal: menghadirkan obat yang tepat kepada pasien dengan lebih cepat,” kata Garman.
Ia menambahkan, keputusan Novo Nordisk menjadikan AWS sebagai mitra strategis AI akan membantu mengubah cara obat ditemukan dan dikembangkan.
Baca juga: HNN Genap 10 Tahun, Ustadz Hasan Basri Fuk Ingatkan Pers tentang Amanah Informasi
AWS akan mengerahkan teknologi dan tim Forward Deployed Engineers untuk bekerja bersama tim ilmiah Novo Nordisk. Kolaborasi tersebut mencakup pengolahan kumpulan data kompleks secara aman serta penerapan hasil penelitian secara lebih luas di berbagai bidang terapi.
Selain dengan AWS, Novo Nordisk juga berkolaborasi dengan sejumlah unit bisnis Amazon yang mendukung industri layanan kesehatan, termasuk Amazon Pharmacy, Amazon Ads, dan Amazon One Medical.
Kolaborasi lintas perusahaan tersebut diarahkan untuk mendukung perubahan dalam cara terapi baru dipasarkan, diakses, dan dihadirkan kepada pasien.
Dengan kemitraan ini, Novo Nordisk dan AWS menargetkan pemanfaatan AI tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga mempercepat siklus inovasi dalam penemuan dan pengembangan obat bagi pasien di seluruh dunia.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa