Pekon Pamenang Gelar Pentas Kuda Lumping "Adem Sarii" Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Pekon ke-

Pekon Pamenang Gelar Pentas Kuda Lumping "Adem Sarii" Meriahkan HUT RI ke-81 dan Hari Jadi Pekon ke-22

Reporter : Kaperwil Lampung

PAMENANG ,zonaperistiwa.com

  • Pemerintah Pekon Pamenang menggelar perayaan akbar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 sekaligus memperingati Hari Jadi Pekon Pamenang yang ke-22. Kemeriahan ini diwujudkan melalui pertunjukan seni tradisional Tari Kuda Lumping "Adem Sarii" pimpinan Mbah Poniran, yang dipusatkan di kediaman Kepala Pekon Pamenang, Bapak Amin udin, pada Kamis (27/8/2026).

Kepala Pekon Pamenang, Aminudin, menyampaikan bahwa peringatan ganda ini merupakan wujud syukur atas ruang gerak pembangunan dan keharmonisan yang terjaga di Pekon Pamenang hingga usianya yang ke-22 tahun.

Baca juga: Rayakan HUT ke-22, Pekon Pamenang Gelar Pagelaran Wayang Kulit "Wahyu Seno Pati" di Kediaman Kepala Pekon Amin udin

"Acara ini adalah pesta rakyat. Kami sengaja menghadirkan kesenian Kuda Lumping 'Adem Sarii' agar seluruh lapisan masyarakat bisa berkumpul, bersukacita, dan bersama-sama merawat kebudayaan kita. Di usia pekon yang ke-22 ini, harapan kami Pekon Pamenang semakin maju, rukun, dan sejahtera sesuai semangat kemerdekaan RI ke-81," ujar Amin udin.

Pertunjukan seni budaya ini dijadwalkan berlangsung sepanjang hari, mulai dari siang hingga malam hari, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Acara rakyat tersebut dipusatkan di kediaman Bapak Aminudin selaku tuan rumah penyelenggaraan.

Kesenian Kuda Lumping "Adem Sarii" siap menghibur masyarakat setempat dengan formasi lengkap para penari tradisionalnya. Kegembiraan ganda ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi wadah pelestarian budaya jawa yang masih kental di lingkungan Pekon Pamenang.

Pihak panitia juga memberikan imbauan tegas demi menjaga ketertiban umum selama acara berlangsung. Sesuai dengan pesan yang disosialisasikan, penonton dilarang keras memicu keributan atau tawuran antar-penonton jaranan.

Pihak penyelenggara menegaskan bahwa siapa saja yang membuat kerusuhan akan dikenakan biaya tanggapan atau sanksi tegas di tempat. Warga diharapkan hadir untuk menikmati hiburan dengan tertib dan damai demi kesuksesan bersama.

(Irfan)

Editor : Kaperwil Lampung

Nasional
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru