Zonaperistiwa Ngawi – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan vokasi dengan mengunjungi minimarket SMKN 1 Ngawi dan memborong berbagai produk hasil karya serta usaha para siswa.
Kunjungan tersebut menjadi momen istimewa bagi para peserta didik yang selama ini mengembangkan berbagai produk melalui unit usaha sekolah.
Baca juga: Jatim Pertahankan Tradisi Tuan Rumah FESyar Regional Jawa Selama 13 Tahun
Tidak hanya melihat langsung proses pengelolaan usaha, Khofifah juga membeli sejumlah produk yang dipasarkan di minimarket sekolah sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan semangat kewirausahaan para siswa.
Menurut Khofifah, pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha yang kuat. Oleh karena itu, sekolah perlu terus mendorong peserta didik untuk berani berinovasi dan menciptakan peluang usaha sejak dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pengembangan unit usaha di lingkungan sekolah merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik.
Baca juga: Pemprov Jatim Borong Dua Rekor MURI Lewat Edukasi Antikorupsi dan Aksi Peduli Lingkungan
Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengelola produk, memahami kebutuhan pasar, hingga mempelajari strategi pemasaran dan pelayanan konsumen.
Minimarket SMKN 1 Ngawi menjadi salah satu sarana pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengasah kemampuan bisnis secara nyata. Produk-produk yang dijual merupakan hasil kreativitas dan karya siswa yang telah melalui proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia usaha.
Dengan pengalaman praktik yang diperoleh di sekolah, diharapkan lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui usaha mandiri.
Dukungan yang diberikan Gubernur Khofifah dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tersebut diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa