Zonaperistiwa || MOJOKERTO — Sebuah pohon berukuran besar tumbang di kawasan wisata cagar budaya Petirtaan Jolotundo pada Sabtu Tanggal ( 16-05-2026 )Pukul : 23:30 Malam, di Dusun Biting Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto.
Baca juga: Kakorlantas Polri Membuka Pelatihan ETLE 2026 sebagai Langkah Penguatan Sistem Dakgar Nasional
Akibat cuaca buruk disertai angin kencang. Peristiwa tersebut sempat membuat macet arus lalulintas yang sedang berwisata di area petirtaan Jolotundo.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun beberapa fasilitas di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan akibat tertimpa ranting dan batang pohon.
“Pengunjung langsung kami arahkan menjauh dari lokasi saat pohon mulai terlihat miring karena angin cukup kencang,” ujar salah satu petugas pengelola wisata.
Baca juga: Polri Pimpin Timnas, Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia
Petugas gabungan bersama warga setempat segera melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon agar akses wisata kembali normal.
Hingga malam hari, proses pemotongan batang pohon masih berlangsung menggunakan mesin pemotong kayu ( Senso ).
Ada salah satu pengunjung dari Surabaya yang bernama Mbah Yasin saat di konfirmasi awak media beliau mengaspirasi kinerja relawan dan warga sekitar sangat sigap dengan adanya pohon tumbang di area wisata petirtaan Jolotundo.
Baca juga: Narasi Publik Dipelintir? Fakta Sidang Justru Menguatkan Legal Standing PSHT Pusat Madiun
Pihak pengelola mengimbau wisatawan agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat berkunjung ke kawasan pegunungan dan wisata alam.
Sebagai informasi, Petirtaan Jolotundo merupakan salah satu situs peninggalan bersejarah era Kerajaan Kahuripan yang menjadi destinasi wisata favorit di Kabupaten Mojokerto.(Atk)
Editor : Redaksi zonaperistiwa