SPMB 2026 Jatim Dimulai, Khofifah Pastikan Akses Pendidikan Lebih Berkeadilan

Reporter : zonaperistiwa

Zonaperistiwa Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 sebagai langkah strategis untuk memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian SPMB 2026 yang telah dirancang lebih sistematis, inklusif, serta mudah dipahami oleh masyarakat luas. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen menghadirkan sistem seleksi yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

Baca juga: Khofifah dan Kepala Dindik Jatim Bahas Kerja Sama Pendidikan Global Bersama King’s College London

Dalam keterangannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa momentum peluncuran ini juga dimanfaatkan sebagai ajang sosialisasi kepada seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari satuan pendidikan, orang tua atau wali murid, hingga masyarakat umum diharapkan dapat memahami secara komprehensif seluruh tahapan SPMB.

Baca juga: Gubernur Khofifah dan Kadindik Jatim Bagikan Tumbler di SMAN 2 Surabaya, Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan semua pihak memahami alur pendaftaran, persyaratan, jalur seleksi, hingga mekanisme pengumuman hasil secara jelas dan terbuka,” ujar Khofifah.

Dengan sistem yang semakin tertata, SPMB Jatim 2026 diharapkan mampu meminimalisir potensi kendala di lapangan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan murid baru. Pemerintah juga mengajak seluruh pihak untuk turut mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan sesuai prinsip keadilan dan transparansi.

Baca juga: Khofifah Lepas Ratusan Siswa SMK Jatim Magang ke Luar Negeri, Siap Tembus Pasar Kerja Global

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berdaya saing.(red)

Editor : Redaksi zonaperistiwa

Nasional
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru