GRIB JAYA Jatim Apresiasi Dindik Jatim Terkait 5 SLB Negeri

Reporter : zonaperistiwa

Zonaperistiwa Surabaya -Menjelang akhir tahun 2025, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memberikan kado bagi dunia pendidikan inklusif. Sejumlah sekolah luar biasa (SLB) swasta resmi beralih status menjadi SLB negeri. Langkah ini diambil untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas.

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jatim, Riawan Syamsir. Menurutnya, perubahan status itu mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Baca juga: Pemprov Jatim Borong Dua Rekor MURI Lewat Edukasi Antikorupsi dan Aksi Peduli Lingkungan

Ini merupakan langkah konkret Jatim dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa disabilitas. Kebijakan ini sejalan dengan cita-cita Ketua Umum kami, Bapak H. Hercules Rosario Marshal, serta Pembina DPD GRIB JAYA Jatim, Bapak David Andreasmito, yang memiliki perhatian besar terhadap isu pendidikan disabilitas,” ujar Rey sapaan akrabnya, Senin (29/12/2025).

Rey menegaskan bahwa ABK memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, sebagaimana anak-anak lainnya. 

Ia menyebutkan, terdapat lima SLB swasta yang akan beralih status menjadi SLB negeri. Kelima sekolah tersebut berada di Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Pacitan, Kota Probolinggo, dan Kota Surabaya.

Baca juga: Aries Agung Paewai Gaungkan Deklarasi Gema Integritas Sekolah Jawa Timur, Perkuat Budaya Jujur dan Berkarakter

Rencananya, peresmian akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rey menegaskan pihaknya akan mengawal kebijakan tersebut agar implementasinya berjalan optimal, terutama menjelang tahun ajaran baru.

“Kami tidak ingin mendengar ada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang tidak diterima atau ditolak bersekolah dengan alasan keterbatasan pembimbing. Ini akan kami kawal secara serius,” tegasnya

Baca juga: Pemerintah Dorong Sekolah Ramah Anak Lewat Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak

Rey berharap, perhatian terhadap pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terus diperkuat agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan minat, bakat, dan meraih prestasi.

“Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki cita-cita dan potensi besar untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.(red)

Editor : Redaksi zonaperistiwa

Nasional
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru