Zonaperistiwa Surabaya - Menabung Air Foundation (MAF) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers Edukasi Konservasi Air yang diikuti oleh 132 mahasiswa FISIPOL Unesa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda sebagai agen perubahan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung.
Mahasiswa mendapatkan materi mengenai urgensi konservasi air, isu krisis air bersih, serta strategi implementasi teknologi ramah lingkungan, termasuk Lubang Resapan Biopori (LRB). Setelah sesi materi, peserta terlibat dalam praktik langsung pembuatan 5 LRB di area kampus.
Baca juga: Taiwan Higher Education Fair 2026 Disorot, MAKI Jatim Minta Polda Jatim dan Mabes Polri Bertindak
Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi kedua institusi, ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Menabung Air Foundation yang diwakili oleh Andi Widodo dan Dekan FISIPOL Unesa, Prof. Dr. Wiwik Sri Utami, M.P.. MoU ini mencakup kerjasama jangka panjang dalam bidang edukasi lingkungan, dan terkait konservasi air.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap praktik Lubang Resapan Biopori ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang diterapkan tidak hanya di kampus, tetapi juga di komunitas masing-masing,” ujarnya perwakilan MAF.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Edukasi lingkungan merupakan bagian penting dari pembangunan sosial, dan mahasiswa harus terlibat aktif dalam solusi inovatif terkait isu air,” tuturnya.
Baca juga: Biaya Pendidikan Melonjak, Ketimpangan Akses Masih Jadi Ancaman Serius bagi Anak Indonesia
Harapannya mahasiswa FISIPOL Unesa dapat menjadi Biopori Hero yang mampu memberikan edukasi dan mempraktikkan upaya pelestarian lingkungan secara konsisten. Penandatanganan MoU memperkuat komitmen kolaboratif untuk menghadirkan aksi nyata dan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa