Zonaperistiwa Sidoarjo, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jimbaran Wetan Kecamatan Wonoayu menggelar pertunjukan wayang kulit di pendopo kantor desa pada Sabtu (15/11/2025).
Gelaran kesenian tradisional tersebut merupakan penutup dari rangkaian pertunjukan serupa di 12 lokasi sejak beberapa waktu lalu
Baca juga: Dalam Rangka Menyambut HUT SMK 10 November Desa Siwalan Panji Royong Bersih - Bersih Makam
"Pagelaran wayang kulit ini berciri khas Sidoarjo asli atau disebut Gagrag Porong-an. Dimana bisa dilihat dari asal dalangnya yang asli berasal dari Sidoarjo," ucap Tirto Adi Kadispendikbud Sidoarjo pada sambutannya.
Tirto juga menambahkan bahwa gebyar pagelara wayang kulit Gagrag Porong-an yang telah digelar selama ini merupakan upaya pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam melestarikan budaya warisan leluhur.
Baca juga: Pemdes Pilang Salurkan BLT-DD Tahap 7,8,9 Tahun Anggaran 2025
"Ini bentuk upaya kami kepada masyarakat khususnya kepada generasi muda usia sekolah dalam mengenalkan budaya bangsa yang sarat dengan nilai nilai kearifan lokal," tambahnya.
Wayang kulit yang digelar di Jimbaran Wetan pada malam itu menampilkan dua dalang asal Sidoarjo yakni Ki Tejo Sulistiono dan Ki Ken Hatta dengan lakon Gatotkaca Wisuda.
Baca juga: Kades Temu, Prambon Lantik Kepala Dusun Baru
Bercerita tentang proses pendidikan dan perjuangan Gatotkaca nenjadi seorang ksatria dibawah bimbingan para guru seperti Semar, Kresna, Bima dan Arjuna.
Turut hadir dalam kegiatan budaya tersebut Camat Wonoayu, Danramil dan Kapolsek Wonoayu serta Kades Jimbaran Wetan bersama jajaran perangkat. (Sigit)
Editor : Redaksi zonaperistiwa