Zonaperistiwa Surabaya, 2 November 2025 — Tuntas sudah perhelatan kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda DBL with Kopi Good Day 2025 East Java Series. Partai puncak yang digelar di DBL Arena Surabaya, Minggu (2/11/2025), menjadi saksi kembalinya dominasi SMA St. Louis 1 Surabaya (Sinlui) yang sukses kawin gelar — menjuarai kategori putra dan putri sekaligus — setelah terakhir kali meraih prestasi serupa pada musim 2015.
Lebih dari 60.000 penonton, baik secara langsung di arena maupun melalui siaran langsung di YouTube, menyaksikan pertarungan sengit yang menutup rangkaian kompetisi panjang sejak 28 Agustus 2025. Selama dua bulan lebih, ajang ini menjadi panggung bagi talenta muda Jawa Timur untuk unjuk kemampuan dalam basket, dance competition, dan supporter competition.
Baca juga: Honda DBL 2026-2027 Resmi Dibuka di Surabaya, Kompetisi Basket Pelajar Terbesar Kembali Bergulir
Final Sarat Revans
Empat tim finalis tahun ini — putra dan putri — sama-sama datang dengan semangat revans, setelah sebelumnya saling berhadapan di final DBL Surabaya (East Java–North Series).
Tim putra Sinlui bertekad mempertahankan gelar atas SMA Surabaya Cambridge School (SCS), sedangkan tim putri SMA Gloria 1 Surabaya datang dengan misi membalas kekalahan mereka dari Sinlui di final regional.
DBL East Java sendiri terdiri dari empat region: Surabaya, Malang, Madiun, dan Jember. Para juara tiap region kemudian bertarung di babak championship untuk menentukan yang terbaik di Jawa Timur. Dari sinilah Sinlui (putra dan putri), SCS, dan Gloria 1 muncul sebagai empat tim terbaik.
Sinlui Putri Akhiri Dominasi Gloria 1
Pertarungan di sektor putri berlangsung ketat. Kedua tim tampil habis-habisan di bawah sorakan ribuan suporter, guru, dan orang tua yang memenuhi tribune DBL Arena — bahkan beberapa pendukung Sinlui rela tampil plontos sebagai bentuk dukungan penuh.
Sinlui akhirnya menundukkan Gloria 1 Surabaya dengan skor 49–42, mengakhiri dominasi sang juara bertahan lima musim berturut-turut.
Kemenangan ini terasa manis, karena selain menjadi gelar ke-6, Sinlui kini resmi menjadi sekolah dengan koleksi trofi terbanyak di sektor putri DBL East Java.
Baca juga: Tuntas Digelar, Malang Century Journey 2025 Sukses Jadi Ajang Sport Tourism di Kota Malang
Tim Putra Sinlui Sapu Bersih
Di sektor putra, pertandingan tak kalah panas. SCS tampil agresif b awal dengan semangat balas dendam, namun Sinlui tampil tenang dan dominan sejak kuarter pertama. Tim asuhan pelatih Sinlui berhasil menjaga keunggulan hingga akhir laga dengan skor meyakinkan 61–34.
Kemenangan ini memastikan Sinlui menyapu bersih semua gelar utama alias kawin gelar di Honda DBL East Java 2025.
Tak berhenti di situ, Sinlui juga mendominasi penghargaan individu. Nicholas Kenzo Wiyanto (Sinlui) dinobatkan sebagai Honda Most Valuable Player (MVP) putra, sementara Joanne Giovanni (Sinlui) meraih MVP putri
Apresiasi untuk Orang Tua dan Guru
Tradisi unik DBL terus berlanjut denganh menghadirkan orang tua dan guru pemain dalam seremoni starting line-up (SLU). Mereka diajak mendampingi putra-putrinya sebelum pertandingan dimulai, sebagai bentuk penghargaan atas dukungan keluarga dan pendidikan.
Baca juga: SMA St Louis 1 Cetak Sejarah, Kawinkan Gelar DBL Surabaya 2025
Jeanny Tanoto, ibu dari Bentley Leopold Halim (Sinlui), mengaku bangga bisa mendampingi anaknya di panggung DBL.
> “Berlaga di DBL adalah mimpi banyak anak muda Indonesia. Saya bersyukur anak saya bisa merasakannya. Semoga suatu hari nanti saya bisa melihat cucu saya bermain di DBL,” ujarnya haru
Sementara Yudhi Sasongko, ayah dari Justin Cleine Sasongko (SCS), menilai DBL bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga tempat belajar nilai tanggung jawab dan loyalitas.
> “Saya salut dengan DBL. Kompetisi ini mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama dan menghargai tim. Pelajaran ini akan mereka bawa seumur hidup,” katanya./
Penutupan Megah dan Penghargaan Tambahan
Selain gelar juara dan MVP, DBL juga mengumumkan sejumlah penghargaan tambahan seperti Best Dance, Best Supporter, Best Mascot, serta First dan Second Team — berisi pemain terbaik dari seluruh peserta DBL East Java. Para pemain terpilih ini akan mendapatkan kesempatan emas mengikuti DBL Camp, pusat pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia.(red)
Editor : Redaksi zonaperistiwa